Rechercher dans ce blog

Sunday, February 23, 2020

Opini; Dari Terapi Sodaqah Para Polisi itu.. - wartakini.co

SIAPA yang ingin terjadi kecelakaan yang kerap terjadi di manapun, di jalan raya, karena gempa bumi atau sebab lainnya. Seperti kecelakaan bus maut di Nagrog Palasari yang tak terduga.

Tentang Jalur penyelamat, rambu lalu-lintas hingga sosialisasi keselamatan berlalu lintas  sering digaungkan termasuk pentingnya ketaatan pengguna jalan, pengemudinya dan tetek bengeknya.

Kejadian laka yang menelan korban jiwa dan luka-luka, bukanlah fragmen, jeritan menyayat hati, suara sirene ambulance yang meraung-raung hilir mudik sudah sering disaksikan. 

Jepretan foto wartawan dan polisi atas kejadian genting yang perlu digambarkan nedia menambah suasana duka di setiap di lokasi kecelakaan bagi siapapun. 

Dalam perspektif berbeda, kecelakaan tidak semata soal rambu, kehati-hatian pengguna jalan serta satu hal lagi,  do’a yang bisa menjadi salah satu faktor yang mendorong keselamatan. 

Di dalam kitab Fathul Qarib dikatakan “Laa yuroddul qadru illa biddua-i” yang artinya sebagai berikut do’a itu bisa merubah taqdir.

Bahkan ada sebuah hadits Rasulullah SAW, Innama-shadaqatu tadfa’ul Bala, shadaqah mencegah bala, bencana. Sebagai wartawan ada sebuah kebiasaan yang kini dilakukan para polisi diantaranya di kabupaten Subang.

Melakukan shadaqah rutin yang bisa disebut sebagai terapi secara religius seperti yang dilakukan polisi dibanyak ; berbagi makan dan minum gratis, infak shadaqah dan kegiatan amal lainnya. 

Seandainya itu juga dilakukan oleh para pengguna jalan dan penumpang, bukan tidak mungkin bisa menurunkan angka kecelakaan, mengurangi angka kematian dan terluka akibat  kecelakaan.

Istilah terapi sodaqah merupakan kebiasaan baik yang memiliki dampak positif secara individu dan sosial yang jika didasarkan kepada Al Qur’an dan hadits sangat banyak kemanfaatan yang bisa didapatkan.

Kecelakaan juga bisa disebut musibah (bala, pen), ujian, cobaan yang bisa dikurangi resikonya, berat jadi sedang, sedang jadi ringan bahkan terhindar dari kefatalan.

Anjuran bershadaqah, shalat safa dengan do’a sebelum bepergian di dua rakaat salat safar  akan memberikan ketenangan dan kepasrahan jiwa.

Di dalam Qur’an dijelaskan bahwa rasa takut, lapar, kekurangan harta dan kehilangan jiwa merupakan salah satu bentuk ujian yang diberikan Alloh SWT kepada hamba-hambanya.

Kesabaran adalah obat, jika mendapatkan musibah seorang muslim akan mengucap Inna liLLAHi wa inna Ilaihi rojiun, segal sesuatu milik Alloh SWT dan kepada-NYA kita akan kembali.*

Penulis adalah Komisaris PT. Indowarta Xpress Media dan Directur Darul Falah Islamic & Cultural Boarding School 

Let's block ads! (Why?)



"opini" - Google Berita
February 23, 2020 at 07:37PM
https://ift.tt/39TmaMA

Opini; Dari Terapi Sodaqah Para Polisi itu.. - wartakini.co
"opini" - Google Berita
https://ift.tt/2Fl45Kd
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

I just paid $9.99 for a carton of 18 eggs. Will prices ever drop? | Opinion - Sacramento Bee

[unable to retrieve full-text content] I just paid $9.99 for a carton of 18 eggs. Will prices ever drop? | Opinion    Sacramento Bee ...

Postingan Populer