Rechercher dans ce blog

Tuesday, April 14, 2020

OPINI Wahyudi : Covid-19 dan Tumpang Tindih Dua Menteri - Tribun Jateng

Oleh Wahyudi

Pemerhati Sosial Ekonomi

Masyarakat awam pun bisa menilai. Tentang tumpang tindih aturan kedua Menteri itu. Ditengah Pembatasan sosial bersekala besar di Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok ada yang membuat bingung banyak orang, tapi yang paling bingung mestinya para aparat penegak hukum di lapangan.

Aturan Menteri Kesehatan melarang ojek online membawa penumpang, hanya boleh membawa antar barang. Esoknya Menteri Perhubungan membuat aturan ojek online boleh membawa penumpang.

Dimanakah letak masalahnya? Penulis bukan ahli hukum atau menulis masalahnya dari sisi hukum tatanegara. Tapi yang jelas, aparat penegak hukum di lapangan bingung.

Aparat hukum hendak menindak ojek online yang membawa penumpang atas dasar aturan Menteri Kesehatan, di sisi lain penindakannya malah bertentangan dengan Menteri Perhubungan yang tidak melarang ojek online membawa penumpang.

Ojek online akan sepi dan menurun pendapatannya jika dilarang mengangkut penumpang. Mungkin itulah pertimbangan atau alasan terbitnya aturan Menteri Perhubungan itu. Pertimbangan ekonomi lebih menonjol dari Menteri Perhubungan itu.

Tapi situasi sedang menghadapi wabah penemi covid-19, angka korban positif terus meningkat, salah satu cara utama adalah membatasi pergerakan orang, itulah alasan aturan Menteri Kesehatan melarang ojek online membawa penumpang, hanya boleh membawa antar jemput barang. Aturan ini diberlakukan di pelaksanaan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB). Pertimbangan kesehatan atau keselamatan lebih menonjol dari Menteri Kesehatan itu.

Ekonomi atau kesehatan? Semua orang ingin sehat dan selamat ditengah wabah covid-19 ini. Tapi, disisi lain orang selamat juga harus terpenuhi kebutuhan ekonominya. Tidak bisa orang diam di rumah saja sedang kebutuhan ekonominya tidak terpenuhi, ia harus keluar rumah untuk mencari nafkah.

Itulah yang dilakukan ojek online, keluar rumah mencari penumpang. Tapi tidak bisa egois, di tengah wabah tidak hanya ojek online yang terdampak, banyak kalangan lain yang terdampak. Kuli, buruh PHK, pedagang PKL, supir angkot dan lainnya. Itulah celetuk sebagian orang.

Let's block ads! (Why?)



"opini" - Google Berita
April 15, 2020 at 10:32AM
https://ift.tt/2z3g4ML

OPINI Wahyudi : Covid-19 dan Tumpang Tindih Dua Menteri - Tribun Jateng
"opini" - Google Berita
https://ift.tt/2Fl45Kd
Shoes Man Tutorial
Pos News Update
Meme Update
Korean Entertainment News
Japan News Update

No comments:

Post a Comment

Search

Featured Post

I just paid $9.99 for a carton of 18 eggs. Will prices ever drop? | Opinion - Sacramento Bee

[unable to retrieve full-text content] I just paid $9.99 for a carton of 18 eggs. Will prices ever drop? | Opinion    Sacramento Bee ...

Postingan Populer